ads

Nasional

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

WEST PAPUA NEWS- bangsa west papua melalui OPM TPNPB di undang secara resmi oleh pimpinan BRA Dan UBCG mengikuti dan menyaksikan proses REFERENDUM Di BOUGAINVILLE pada tanggal 23 november 2019-07 desember 2019.

Pimpinan Bougainville Revolution Army dan The Bougainville Unification Core Groups (BRA-UBCG) pimpinan Chief of  Defence BRA Mr. Ishmael Toroama menyerahkan undangan resmi kepada pimpinan Ketua  Jeffrey Bomanak OPM TPNPB menyaksikan langsung presiden dari PNG UNION FOR WEST PAPUA Mr. Kenn mondiai dan ketua solidaritas malenesia Mr.Tonny Forofe. pada hari ini jumat, 14/11/19 di Port moresby PNG.

Undangan resmi saat kesepakatan pimpinan OPM TPNPB dan BRA UBCG untuk memberjuang kemerdekaaan BOUGAINVILLE dan Bangsa WEST PAPUA.
Kesepakatan dengan penuh komitmen, ke disiplinan dan keyakinan bahwa suatu ketika kedua bangsa dari matahari terbit Bougainville dan matahari terbenam West Papua akan Merdeka sesuai Cita Cita luhur rakyat Bougainville dan West Papua.

Saat penandatangan oleh para pimpinan BRA-UBCG Mr. Ishmael Toroama mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk West Papua terus dijajah oleh Indonesia dan perjuangan bangsa Papua akan menjadi perioritas bagi rakyat Bougainville ketika impiannya Tercapai dalam proses referendum ini. Setelah Mr Toroama melakukan tanda tangannya dan diberikan langsung kepada ketua OPM TPNPB Jeffry Bomanak.

Mr. Jeffrey Bomanak selaku ketua OPM TPN menyatakan bahwa kami menerimah sebuah kehormatan oleh rakyat Bougainville dalam bentuk undangan untuk menghadiri dan menyaksikan Jalan nya Referendum bagi rakyat Bougainville adalah sebuah kehormatan bagi seluruh rakyat bangsa Papua.

Proses kerja sama Antara OPM-TPNPB dan BRA adalah sebuah proses yang tidak gampang dijaga oleh kedua pimpinan dari kedua wilayah dari matahari terbit Bougainville dan ke matahari terbenam West Papua.

OPM-TPNPB menyampaikan banyak trimaksih kepada Tuhan dan rakyat Bougainville untuk mengundang kami bangsa Papua untuk menyaksikan Referendum di Bougainville.
 kami akan datang atas nama bangsa Papua, kami akan tetap datang menyaksikannya.

 bagi rakyat Bougainville dan West Papua selama 21 tahun adalah penjajahan merupakan kehendak Allah Bangsa Papua dan Allah leluhur bangsa Bougainville.

Rasa menyampaikan banyak terimaksih kepada pemerintah PNG yang mampu menghargai Hak Hak politik rakyat Bougainville dalam proses referendum.

nanti, Semoga Indonesia, Amerika dan PBB yang sudah Salah dalam implementasikan referendum bagi rakyat Papua pada PEPERA 1969 akan belajar dan meminta maaf kepada rakyat bangsa Papua hingga secara terbuka mengakui dan memberikan  Hak politik bagi rakyat Papua untuk menentukan Nasib politiknya sendiri sesuai standard international.

Penguasa Kolonial Indonesia harus mengakui bahwa rakyat Papua sudah punya embrio negara 1 Desember 1961 dan deklarasi negara West Papua pada 1 July 1971, berdasarkan itu OPM-TPNPB sebagai organisasi induk perjuangan bangsa Papua yang memiliki legitimacy dan otoritas tertinggi terhadap perjuangan bangsa Papua menyampaikan selamat menyukseskan proses referendum hingga Bougainville Merdeka.

Demikian laporan singkat ini untuk diketahui oleh seluruh rakyat Papua dan rakyat Bougainville serta seluruh masyarakat International.

Tuhan memberkati PNG, Bougainville Dan West Papua.
Oleh:Jeffrey Bomanak Ketua:OPM





Goo koteka

GOO KOTEKA Adalah Aktivis Hak Asasi Manusia yang Khusus Memperjuangkan Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua. Melalui web ini ingin Mengaspirasikan Penderitaan Rakyat dibawah Penjajahan Kolonialisme,Kapitalisme dan Militerisme. FREEDOM WEST PAPUA.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top