ads

Nasional

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

SERUAN AKSI 'PRPPB'  YOGYAKARTA.

Rasisme adalah anak kandung dari Kolonialisme Indonesia terhadap bangsa West Papua. Apa yang terjadi di Surabaya, Malang, dan Makassar bukanlah kejadian yang pertama kali terjadi. Rasisme telah berurat berakar di West Papua dalam sistem Kolonialisme Indonesia selama lebih dari 50 tahun.

Gelombang aksi demonstrasi yang terjadi dalam seminggu terakhir adalah ekses dari akumulasi kemarahan rakyat West Papua yang telah berpuluh tahun tunduk di bawah kuasa penjajahan Indonesia.

Kondisi ini diperparah dengan respon pemerintah dan aparatur Indonesia yang menyepelekan rasisme yang dilakukan oleh jajarannya. Kepolisian malah memburu penyebar vidio perlakuan rasisme di Asrama Surabaya. Gilanya lagi, pemerintah menginstruksikan penambahan personil angkatan bersenjata di West Papua. Tidak butuh waktu lama, tindakan ini langsung menjatuhkan korban. Sebanyak 6 orang warga sipil di Deiyai tewas ditembak oleh TNI/Polri (sumber: SuaraPapua.com)

Keadaan semakin memburuk di Papua dengan pemblokiran akses informasi yang dilakukan oleh pemerintah dengan dalih menjaga stabilitas. Sudah satu minggu akses internet di West Papua mati, disusul dengan jaringan Telepon/SMS, dan yang terbaru aliran listrik di sebagian wilayah di Jayapura. West Papua semakin memanas, tuntutan untuk menentukan nasib sendiri semakin kencang diteriakan oleh rakyat West Papua sebagai solusi paling demokratis untuk mengakhiri penindasan di West Papua.

Maka dari itu kami " PERSATUAN RAKYAT untuk PEMBEBASAN PAPUA BARAT  (PRPPB) " menggelar aksi demonstrasi sebagai wujud mengecam rasisme, dan memberi solidaritas bagi rakyat West Papua, sekaligus untuk buruh Indonesia yang tengah berjuang menolak revisi UU-Ketenagakerjaan.

Oleh karenanya kami PRPPB mengundang seluruh kawan2 media untuk meliput aksi yang akan kami selenggarakan, sembari membuka solidaritas lebih luas lagi bagi " kaum buruh, kaum miskin kota,  perempuan, lgbt, dan sektor tertindas lainnya" agar bisa melibatkan diri di aksi nanti.

Adapun aksi ini akan diselenggarakan pada:
Hari/Tgl : Sabtu, 31 Agustus 2019
Waktu: 09 : 00 WIB
Long march: Monumen Tugu - Titik Nol

Salam juang!!!
#FreeWestPapua


Goo koteka

GOO KOTEKA Adalah Aktivis Hak Asasi Manusia yang Khusus Memperjuangkan Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua. Melalui web ini ingin Mengaspirasikan Penderitaan Rakyat dibawah Penjajahan Kolonialisme,Kapitalisme dan Militerisme. FREEDOM WEST PAPUA.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top