ads

Nasional

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5


West Papuan Pro-Independence supportersPapua Barat memenangkan kemerdekaan mereka dari Belanda pada tahun 1963, tetapi west papua  kemudian dianeksasi oleh Indonesia pada tahun 1969 sebagai bagian dari referendum kontroversial, yang pada saat itu didukung oleh U.N.

Indonesia terus menekan Papua Barat upaya penentuan nasib sendiri melalui sensor dan kekuatan, melanggar hak asasi manusia dalam proses. Sekitar setengah juta rakyat papua Melanesia yang diduga dibunuh oleh pihak berwenang Indonesia.

Papua Barat tidak diperkenankan untuk memprotes atau mengatur gerakan sosial, dan banyak yang telah ditahan sebagai tahanan politik untuk melakukan protes damai. Dalam tiga tahun terakhir, 27 rakyat Papua Barat telah tewas.

Indonesia juga telah melarang pers asing dan organisasi bantuan memasuki Papua Barat, sehingga pendukung pro-kemerdekaan telah semakin berusaha untuk menyebarkan perjuangan mereka secara internasional melalui media sosial.

Beberapa negara pulau Pasifik lainnya juga telah mendukung kemerdekaan Papua Barat dan mengutuk represi 54 tahun di Indonesia. Koalisi Pacific di Papua Barat dan MSG dua organisasi seperti yang telah berdiri dalam solidaritas dengan Papua Barat.

Sumber; http://www.telesurtv.net/english/analysis/The-5-Indigenous-Struggles-Youve-Never-Heard-of--20161012-0003.html

Goo koteka

GOO KOTEKA Adalah Aktivis Hak Asasi Manusia yang Khusus Memperjuangkan Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua. Melalui web ini ingin Mengaspirasikan Penderitaan Rakyat dibawah Penjajahan Kolonialisme,Kapitalisme dan Militerisme. FREEDOM WEST PAPUA.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top