ads

Nasional

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

 Pembunuhan terhadap orang Papua terus berlanjut tanpa henti. Ebert Tepmul yang mengendarai Motor ke Kali Biru, Berab, Sentani, dibunuh kemarin, tanggal 12 September 2016.
Kornologis kematian Almarhum Ebert Tempul, pada hari ini selasa siang korban memakai sepeda Motor arah dari sosial ke dunglop sentani, seketika ketemua salah satu keluarga di tenga jalan, Almarhum sampaikan kepada keluarga bahwa, saya menemui teman di dunlop untuk pergi ke Kali biru untuk mandi-mandi. Tutur almarhum kepada keluarga.
Setaunya pihak keluarga sebatas itu, sampai sekitar pukul 09:00 wpb korban belum sampai juga kerumah. 
Pukul 09:35, salah satu orang menelepon keluarga korban bahwa, benar ini dengan keluarga Ebet Tepmul,,,,,,,?? (otk) benar.....!!(keluarga Alm) Oya, atas nama Ebet tenggelam di kali biru dan sekarang mayat ada disini( otk) lalu ini dengan siapa......??(keluarga) ini dengan Polisi orang asli Genyem dan kasih padam hp (otk).

Setelah itu pihak keluarga menggunakan BUS sebanyak 30-an lebih menuju ke lokasi  kali biru kabupaten jayapura sentani.
pukul, 11:00 Sampai. Tiba disana kali biru pukul. 12:15 wpb.
 Setelah itu keluarga mau menemui mayat dan mau bawa tapi pihak Aparat kepolisian polsek Nimbokran dipimpin oleh kapolsek mengatakan bahwa, ini sudah jauh malam dan disini tempat markas OPM jadi besok pagi datang ambil sekaligus di kawal dengan mobil milik  Aparat kepolisian Polres Doyo.tutur Kapolsek Nimbikrang.
 Antara aparat dengan pihak almarum baku adu mulut akhirnya pihak keluarga memilih untuk kembali ke sentani tanpa melihat jenasa yang ada di kalibiru.
Tadi pagi aparat kepolisian Polsek Nimbokrang menhubungi ke keluarga bahawa, kami( Aparat) membawa, MOTOR/KTP/KARTU MAHASISWA/ ATM milik almarhum bawah jadi keluarga ke rumah sakit youwari kabupaten sentani jadi keluarga semua ke rumah sakit tutur Polisi.
Setelah itu, keluarga semua kerumah sakit dan menunggu kedatangan identitas milik Alm. Pukul 12:00 wpb.
mobil jenasa bertulisan Ambulace GERINDRA tambah satu mobil Avansa tiba dirumah sakit dan dalam Ambulan bukan Identitas yang dimaksd oleh polisi tetapiAlmarhum yang terbaring dalam mobil itu dan mobil avansa penuh dengan  INTEL.
 Akhirnya keluarga kaget dengan situasi itu karena dalam komunikasinya bedah dengan kenyataan yang ada disitu.
Dan Aparat mengatakan pihak keluarga bahwa, Almarhum tenggelam di kali biru dan luka itu di makan IKAN. Tutur polisi.
Almaruhum tersebut Mahasuswa UNCEN semester Lima.

Sumber:Fb Knpb Sentani
 
 
 
 

Goo koteka

GOO KOTEKA Adalah Aktivis Hak Asasi Manusia yang Khusus Memperjuangkan Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua. Melalui web ini ingin Mengaspirasikan Penderitaan Rakyat dibawah Penjajahan Kolonialisme,Kapitalisme dan Militerisme. FREEDOM WEST PAPUA.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top