ads

Nasional

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Majelis hakim Pengadilan Negeri Sleman menolak gugatan praperadilan penetapan tersangka mahasiswa Papua, Obby Kogoya, Selasa 30 Agustus 2016.

Persidangan dengan agenda pembacaan putusan yang dipimpin hakim tunggal Bagindo Rajoko Harahap menolak secara keseluruhan dalil yang disampaikan penggugat.

Seminggu sudah perjalanan sidang pra peradilan mahasiswa Papua Obby Kogoya. penetapan tersangka sarat dengan upaya politik untuk membungkam ruang demokrasi. 
Proses penetapan tersangka dipenuhi skenario manipulatif dan tak masuk akal. Hari ini bukti dalam catatan sejarah sebuah negara yang katanya menjunjung tinggi hukum, demokrasi dan hak asasi.

Kembali, jika pada sidang sebelumnya diwarnai tindakan pemeriksaan secara diskriminatif/rasis pada kawan-kawan Papua. Siang, ini PN Sleman dipenuhi aroma intimidatif.

Akses masuk gedung ditutup semua. Akses masuk pengunjung melalui pintu utama depan melalui pemeriksaan metal gate detector.

Aparat Polisi, provos, intel terlihat memenuhi kompleks Pengadilan Negeri Sleman baik di dalam maupun luar dengan jumlah mencapai 100an personil.

Puluhan polisi berada di halaman depan dan timur PN. Di berapa tempat terlihat intel dan provos.

Di samping dan depan PN bersiaga 5 mobil kompi.



Goo koteka

GOO KOTEKA Adalah Aktivis Hak Asasi Manusia yang Khusus Memperjuangkan Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua. Melalui web ini ingin Mengaspirasikan Penderitaan Rakyat dibawah Penjajahan Kolonialisme,Kapitalisme dan Militerisme. FREEDOM WEST PAPUA.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top