ads

Nasional

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Konfrensi Gereja-Gereja Pasifik mendukung keluhan hukum formal ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB, menuduh Indonesia terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua Barat.

Hak Asasi Manusia,  Hukum Firma Belanda, Prakken D'Oliveira, mengajukan keluhan tersebut ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB.

Itu secara detail meluas terhadap dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia oleh pemerintah Indonesia terhadap rakyat Papua Barat.

Sekretaris Jenderal Konferensi Gereja-Gereja Pasifik, Pendeta Francois Pihaatae, mengatakan tindakan telah diambil atas nama kelompok yang menamakan dirinya Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB), presidennya Forkorus Yaboisembut, dan 19 warga yang tidak disebutkan namanya dari Papua Barat.

Para Pengadu mendesak PBB untuk secara resmi  mengutuk Indonesia karena melakukan pelanggaran hak asasi manusia sistemik di wilayah Papua.

Pendeta Pihaate mengatakan, pengajuan ini menandai awal dari kampanye hukum untuk meningkatkan penentuan nasib sendiri dan kemerdekaan di Papua Barat, serta mengakhiri kebijakan pelanggaran HAM sistemik yang sedang berlansung di Papua Barat.
 
 Sumber: Radio NZ

Goo koteka

GOO KOTEKA Adalah Aktivis Hak Asasi Manusia yang Khusus Memperjuangkan Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua. Melalui web ini ingin Mengaspirasikan Penderitaan Rakyat dibawah Penjajahan Kolonialisme,Kapitalisme dan Militerisme. FREEDOM WEST PAPUA.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top