ads

Nasional

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Logo AMP
ALIANSI MAHASISWA PAPUA
MEMPERJUANGKAN HAK MENENTUKAN NASIB SENDIRI,
BUKAN RASISME DAN SEPARATISME
Sejak hadirnya bangsa asing di wilayah papua, perampasan sumber daya alam SDA terjadi di depan mata kenyataan makin tersistematis di lakukan oleh negara indonesia dengan diberlakukan UU Nomor 1 Tahun 1967 Tentang Penamaan Modal Asing dan UU Nomor 11 Tahun 1967 tentang pokok-pokok pertambangan, hal itu kian tersistematis dengan agresi militer indonesia atas papua sejak diluncurkan Trikora 19 Desember 1961 dan berubah menjadi kejahatan terhadap kemanusiaan di bawah bayang-bayang sistem binominal ( keamanan sebagai komandan perang dan kepala pemerintahan yang telah banyak merengut Hak Hidup dan Hak Politik Orang Papua sejak tahun 1961-2016.

Mengingat realitas sosial papua atas, maka AMP didirikan dengan tujuan “untuk melawan imperialisme internasional, kolonialisme dan militerisme indonesia” dan sebagai konsekwensi perlawanan tersebut maka AMP menuntut “penutupan seluruh perusahan asing diatas tanah papua ,tarik militer indonesia baik organik maupun non organik dari seluruh wilayah papua dan segerah selengarakan hak menentukan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi penyelesaian persoalan politik antara indonesia dan papua”.

Dengan landasan perjuangan di atas menunjukkan bahwa pelaksanaan Hak menentukan nasib sendiri menjadi titik sentral perjuangan AMP. Berkaitan dengan Hak menentukan nasib sendiri ,itu secara jelas dijamin pada pasal 1 ayat (1) semua rakyat mempunyai hak untuk menentukan nasibnya meraih kemajuan ekonomi, sosial dan budaya, kovenan internasional tentang Hak Ekonomi Sosial dan budaya dan kovenan internasional tentang sipil politik yang telah diratifikasi oleh pemerintah indonesia ke dalam UU Nomor 11 Tahun 12 Tahun 2005 tentang ratifikasi kovenan internasional tentang ekonomi hak sipil dan politik . berdasarkan kenyataan yuridis diatas, dapat dikatakan bahwa AMP berjuang untuk mendorong pemerintah indonesia agar menjalankan “amanah Undang-undang Negara Indonesia yang berlaku si di seluruh wilayah indonesia”.

Berdasarkan kenyataan itu menunjukkan bahwa perjuangan AMP merupakan perjuangan Hak konstitusi mahasiswa papua dan mekanisme penyampaian pendapat dimuka umum yang selalu dilakukan AMP juga dijamin dalam UU Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum selain itu, tuntutan utama yaitu Hak Menentukan Nasib Sendiri Sebagai Solusi Demokratis Bagi penyelesaikan persoalan politik indonesia dan papuayang di jamin dalam UU Negara Indonesia maka secara tegas disimpulkan Bahwa perjuangan AMP adalah Perjuangan Legal dalam konteks Negara Hukum dan Demokrasi indonesia.

Pernyataan separatis yang di angkat oleh beberapa ORMAS kepada mahasiswa papua di jogyakarta
aksi brutal dan anti demokrasi yang dilakukan oleh aparat Kepolisian R.I. di asrama mahasiswa Papua, Yogyakarta –14- 15 dan 16 Juli 2016 minggu lalu,

hari jumat tanggal 15 juni 2016 sekitar pukul 10:40 sekitar lebih dari 100 orang berseragam Paksi Katon, Laskar Jogja, Pemuda Pancasila, dan FKPPI bergerak ke depan kamasan 1 asrama papua jogyakarta dari sekitar lokasi.
Mereka meneriakkan kata-kata ‘anjing’, ‘babi’, ‘monyet’ dan sebagainya, serta melakukan provokasi yang sangat rasialis. Massa aksi di dalam asrama Papua SADAR,TERDIDIK dan mampu menahan diri dari provokasi. Tindak rasis ini dibiarkan oleh aparat Kepolisian. Aparat membaur bersama massa ormas yang memprovokasi.

Tindakan yang menada-ada tanpa didukung oleh landasan ilmiah karena definisi separatis dan mahasiswa papua sangat berbeda dan melalui tindakan Paksi Katon, Laskar Jogja, Pemuda Pancasila, dan FKPPI pada tanggal 15 juli yang lalu nyata-nyata merupakan upaya kriminalisasi mahasiswa papua di jogyakarta mengunakan isu separatis dan secara terangterang merupakan tindakan rasisme murni. Melaluinya juga menunjukkan bahwa Paksi Katon, Laskar Jogja, Pemuda Pancasila, dan FKPPI merupakan ancaman serius bagi keberagamaan di jogyakarta.

Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Jogyakarta
(AMP KK Jogyakrta)

Goo koteka

GOO KOTEKA Adalah Aktivis Hak Asasi Manusia yang Khusus Memperjuangkan Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua. Melalui web ini ingin Mengaspirasikan Penderitaan Rakyat dibawah Penjajahan Kolonialisme,Kapitalisme dan Militerisme. FREEDOM WEST PAPUA.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top