ads

Nasional

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



Salah satu dari tiga korban terluka oleh tembakan polisi
Mengambil tindakan untuk menyerukan penyelidikan penuh atas insiden tersebut.
Tiga orang Papua Barat telah terluka hari ini serius setelah polisi dari Brimob (Brigade Mobil) tembakan ke kerumunan. Insiden ini terjadi pagi ini di Moanemani, Nabire.
Kerumunan telah dibentuk di kantor polisi menyerukan keadilan setelah truk ngebut telah menyerang dan membunuh dua penduduk setempat. Sopir truk melarikan diri ke kantor polisi. Benny Goo, saksi di lokasi kejadian, kata petugas Brimob melepaskan tembakan ke kerumunan tanpa memberikan peringatan apapun, brutal menembaki warga sipil.
Dua korban luka telah diidentifikasi sebagai Yulius Anouw (27) tertembak di dadanya; Gayus Auwe (32) tertembak di paha perut dan kanan dan Anton Edoway (28) ditembak di paha kirinya. Seorang pendeta yang hadir selama penembakan ingat bahwa itu bukan hanya 'satu atau dua tembakan' tetapi lebih seperti hujan peluru.
Ketiga korban yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Umum Nabire untuk perawatan medis. Menurut informasi terbaru yang diterima oleh Asian Human Rights Commission, Yulius Anouw dan Anton Edowai telah menjalani operasi namun masih sadar. Gayus Auwe masih menerima perawatan medis di rumah sakit umum namun belum menjalani operasi belum.
The sembarangan penembakan Papua Barat oleh polisi Indonesia belum memberikan contoh lain bagaimana Indonesia tidak cocok untuk memerintah Papua Barat. Pelanggaran HAM terus setiap minggu karena Indonesia secara ilegal menduduki Papua Barat menggunakan kekuatan brutal. Kampanye Papua Merdeka Barat ingin mengakhiri semua pelanggaran tersebut dengan menyerukan dunia untuk mengakui klaim sah di Indonesia dan untuk memberikan kemerdekaan Papua Barat untuk menjalankan negara mereka sendiri.
Mengambil tindakan untuk menyerukan penyelidikan penuh atas insiden tersebut.



                                         Gayus Auwe ditembak di paha perut dan kirinya

Goo koteka

GOO KOTEKA Adalah Aktivis Hak Asasi Manusia yang Khusus Memperjuangkan Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua. Melalui web ini ingin Mengaspirasikan Penderitaan Rakyat dibawah Penjajahan Kolonialisme,Kapitalisme dan Militerisme. FREEDOM WEST PAPUA.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top