ads

Nasional

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5


foto doc:fb degoo


Diriku bukan milikku, ini yang ingin aku katakan padamu diawal, bahwa jalan hidupku telah membawaku pada pilihan hidup untuk orang lain. Jauh dari gemilang materi dan lebih banyak menghabiskan waktuku bersama senyum, tawa ,dan air mata orang-orang yang membutuhkan. Dari lereng pegunungan hingga kawasan kumuh perkotaan, dari pinggir sungai sampai rumah kardus di pinggir jalan, disanalah dulu kuhabiskan waktuku. Sampai suatu waktu aku sadar bahwa aku membutuhkanmu. Ya, jalan yang ku yakini sebagai jalan juang ini cukup melelahkan. Meski aku tegar dan tak mudah menyerah. Namun, suatu ketika saat goyah dan lelah, aku ingin engkau yang membantuku tetap berdiri tegar. Segarang apapun diriku, sekeras apapun diriku, aku tetaplah manusia biasa. Panas matahari dan debu jalanan tak lantas menjadikanmu manusia yang tak mengenal cinta. Aku ingin engkau tahu, bahwa dirimulah orang yang ingin kucintai sepenuh hati. Ini bukan ungkapan romantis, namun sebuah kejujuran sisi lain aktivis yang selama ini identik dengan sikap tegas dan keras.

Jika kau mengerti pilihan hidupku ini. Aku ingin engkau mengerti bahwa dikala lelahku, engkaulah yang menjadi satu-satunya pemilik pundak tempat kusandarkan penat yang mengisi kepalaku ini, berbagi cerita, dan kita saling menanggapi. Dan engkau pun mengerti bahwa kebersamaan semacam ini tak banyak aku miliki, maka kita jadikan momen ini sebagai momen spesial.

Walaupun kadang waktuku mesti tersita dengan Abu jalanan, mentari pada siang hari, bersama kawan-kawan revolusioner, bersama rakyat tertindas, korban Kapitalisme,Militerisme, Kolonialisme atau bahkan bersama anak-anak jalanan yang kuinginkan mereka bisa bebas dari kekejaman dunia dan penajajahan bangsa lain. Mungkin engkau juga akan menemukan wajahku terpampang dikoran, muncul diberita TV, entah dengan gaya memegang megaphone, teriak-teriak atau berbagai pose lain, dengan keringat yang bercucuran. Namun, kuingin engkaulah yang pertama kali membasuh keringat yang menetes dari dahiku ini, engkaulah penawar lelahku, anugerah Ilahi untukku.

Mungkin disuatu waktu, kita akan terpisah jarak karena aktivitasku. Tak bisa membersamai waktumu bersamamu sepanjang hari. Namun, jangan pisahkan cintaku dari dirimu. Aku, ingin cinta kita tetap hadir bersama kalbumu, dengan caraku mencintaimu dan kau sampaikan pada Tuhan, bahwa aku tetap hadir, meski ragaku tak hadir bersama mereka. Jagalah cintaku tetap menyala untuk dirimu dan diriku.
Pilihan sebagai Aktivis mungkin akan menjadikanku orang yang berhadapan dengan Penguasa yang zalim, Pengusaha yang culas, teror dan ancaman, penjajah di negeri west papua, mungkin akan sering aku dapatkan, bahkan bisa saja itu menimpa dirimu juga. Namun, aku yakin engkau adalah perempuan yang kuat, tangguh dan setia mendampingiku. Janganlah menangis karena semua itu, karena aku paling tak tahan melihat air mata menetes dipipimu. Aku akan tetap berusaha menjagamu dengan segenap kemampuanku.
Paling buruk, jikalau pun aku harus kehilangan nyawa karena aktivitasku. Entah ditembus peluru, diracun, kecelakaan ataupun cara-cara yang lain, aku ingin engkau tetap tegar dan sabar. Jika terjadi demikian hanya satu pintaku, ceritakanlah pada KeluargaMu bahwa SuamiKu mereka adalah orang yang hebat. Teruslah didik mereka menjadi Keluarga yang baik, karena sejatinya aku tidak mati, kuharap aku akan terus hidup dalam hatimu dan hati KeluargaKu dan KeluargaMu, dan kita semua akan disatukan kembali dalam keabadian kelak, dalam naungan Tuhan Allah Bapa, Mama St Maria dan Kaka Yesus Kristus..
Mungkin menjadi seorang aktivis bukanlah pilihan yang menyenangkan menurutmu, namun hal penting yang ingin aku sampaikan. Engkau adalah separuh jiwaku, separuh semangatku, dan penggenap separuh agamaku, kita adalah pasangan yang saling melengkapi, menguatkan dan meneguhkan. Walaupun susah dan senang kondisi yang kuhadapi, aku ingin engkau senantiasa merasa bahagia ketika menjadi pendamping hidupku.

Desederius Goo
Nabire 10 april 2014

Goo koteka

GOO KOTEKA Adalah Aktivis Hak Asasi Manusia yang Khusus Memperjuangkan Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua. Melalui web ini ingin Mengaspirasikan Penderitaan Rakyat dibawah Penjajahan Kolonialisme,Kapitalisme dan Militerisme. FREEDOM WEST PAPUA.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top