ads

Nasional

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



LEDIS KOMBA
tertutup lebat hutang rimba mengelilingiku.
hewan membisik berita kepergianmu sang revolusionerku dan cintaku,
menusuk jantung hatiku hingga membawaku dalam lautan luka.
hati menangis hingga tak berdaya.
aku tertidur dalam alang-alang ciptaan sag kalif.

tak berdaya dahaga melihat bayangmu didunia Maya..
sang burung lewat membisik membawah luka dan duka sangat mendalam.
air mata tak lagi henti menbanciri kedua pipihku.

dijalan itu, megapon menjadi sahabat sejati
kau dan aku bertemu dan menahan semua kepedihan saat itu.
berteriak tak peduli panas dan hujan.
kini waktumu terlalu cepat untuk pergi
mau bagimana lagi, semua sudah terjadi.
aku hanya bisa membisu berteman dengan pepohonan dan bebatuhan di hutan rimba ini.

cintaku, sayangku, Putri Revolusiku
hati ini bertanya dari nan jauh darimu.
betulkah engkau pergi meninggalkan kami..?
betulkah yang ku dengar dan lihat semua ini..?

siooo sayang...
kini betul semua yang kulihat dan dengar..
engkau mendahului kami..
pergi menghadap sang kalif....

kawan..
sayang..
selamat jalan LEDIS GOMBA.

By Desederius Goo
Nabire West Papua 2 juni 2014

Goo koteka

GOO KOTEKA Adalah Aktivis Hak Asasi Manusia yang Khusus Memperjuangkan Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua. Melalui web ini ingin Mengaspirasikan Penderitaan Rakyat dibawah Penjajahan Kolonialisme,Kapitalisme dan Militerisme. FREEDOM WEST PAPUA.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top